Kenyataan yang ditemukan dalam masyarakat adalah, walaupun materi yang disajikan bersumber dari Al-Quran dan Hadits, namun ia telah disusun sedemikian rupa untuk disesuaikan dengan sistematika ilmiah. Disadari atau tidak, persesuaian tersebut telah melucuti segi-segi ruhaniah dan aqliahnya, suatu hal yang selalu mengiringi setiap materi yang disajikan Al-Quran dan hadits. Sehingga pada akhirnya walau pun berhasil, kita hanya berhasil malahirkan ilmuwan-ilmuwan dibidang agama,”bukan” agamawan-agamawan yang berilmu.
Dari kenyataan seperti ini, maka tidak heranlah kalau para anak didik atau, bahkan pendidik sendiri, merasa kesulitan dalam memahami petunjuk-petunjuk syariat Islam, apalagi melaksanakannya. Hal ini dapat menimbulkan tuntutan-tuntutan pembaruan yang tidak sejalan dengan ketetapan dan nilai-nilai Islam.
Apa yang dikemukakan di atas menuntut agar materi pendidikan agama disajikan dengan menjelaskan hikmah al-Tasyri’nya. Ini diusahakan dengan tujuan agar anak didik dapat memahami dan menghayati sebab dan manfaat yang diperoleh, tentu setelah materi-materi yang akan disajikan itu telah dipertimbangkan secara masak.
Download Makalah Pendidikan : "Konsep Pendidikan" Lengkap


2 comments:
terima kasih atas pengadaan data dan materi yang menarik ini
Sama-sama Om . . . wwkkwkkwkw
Posting Komentar