Pages

 

Minggu, 31 Oktober 2010

Konsep Pendidikan

2 comments
Latar Belakang Masalah : Islam menuntut agar manusia dididik dari segala aspek (jasmani, akal,dan jiwa) tanpa perbedaan dan pemisahan, dan sedapat mungkin disajikan secara simultan. Hal ini terlihat jelas dalam meteri-materi yang disajikan Al-Quran dan Hadits. Uraian-uraiannya tidak hanya menyentuh jiwa, tetapi juga diiringi dengan argumentasi yang logis, atau yang dapat dibuktikan sendiri oleh manusia (anak didiknya) melalui penalaran akalnya. Dengan ini manusia akan merasa diajak berperan dalam menemukan, memiliki dan bertanggung jawab untuk memeliharanya.

Kenyataan yang ditemukan dalam masyarakat adalah, walaupun materi yang disajikan bersumber dari Al-Quran dan Hadits, namun ia telah disusun sedemikian rupa untuk disesuaikan dengan sistematika ilmiah. Disadari atau tidak, persesuaian tersebut telah melucuti segi-segi ruhaniah dan aqliahnya, suatu hal yang selalu mengiringi setiap materi yang disajikan Al-Quran dan hadits. Sehingga pada akhirnya walau pun berhasil, kita hanya berhasil malahirkan ilmuwan-ilmuwan dibidang agama,”bukan” agamawan-agamawan yang berilmu.
Dari kenyataan seperti ini, maka tidak heranlah kalau para anak didik atau, bahkan pendidik sendiri, merasa kesulitan dalam memahami petunjuk-petunjuk syariat Islam, apalagi melaksanakannya. Hal ini dapat menimbulkan tuntutan-tuntutan pembaruan yang tidak sejalan dengan ketetapan dan nilai-nilai Islam.
Apa yang dikemukakan di atas menuntut agar materi pendidikan agama disajikan dengan menjelaskan hikmah al-Tasyri’nya. Ini diusahakan dengan tujuan agar anak didik dapat memahami dan menghayati sebab dan manfaat yang diperoleh, tentu setelah materi-materi yang akan disajikan itu telah dipertimbangkan secara masak.

Download Makalah Pendidikan : "Konsep Pendidikan" Lengkap

2 comments:

faishol amir mengatakan...

terima kasih atas pengadaan data dan materi yang menarik ini

Aisha Farhana mengatakan...

Sama-sama Om . . . wwkkwkkwkw

Posting Komentar

Popular Posts